Tahun Terbit : 2026
Penulis :Musdalifah Ramli, M.Pd
Editor : Defit K. Pesik, S.Or, M.Pd
Jumlah Halaman : v, 158
Ukuran : 15,5x23 cm
SINOPSIS
Pengukuran adalah proses pengumpulan data atau informasi secara kuantitatif dengan menggunakan alat atau instrumen tertentu yang memenuhi syarat keilmiahan. Pengukuran bersifat objektif dalam arti bahwa hasil yang diperoleh berupa angka atau skor yang merepresentasikan suatu atribut atau karakteristik tertentu secara numerik. Dalam konteks pendidikan jasmani, pengukuran mencakup berbagai aktivitas seperti menghitung denyut nadi istirahat, mengukur jarak lemparan, mencatat waktu tempuh lari, mengukur tinggi lompatan, menghitung jumlah repetisi gerakan dalam tes kebugaran, hingga mengukur sudut fleksibilitas sendi dengan goniometer.
Pengukuran pada dasarnya bersifat deskriptif ia hanya menggambarkan apa adanya tanpa memberikan penilaian atau interpretasi terhadap data yang diperoleh. Hasil pengukuran adalah data mentah yang belum memiliki makna pedagogis sampai ia dibandingkan dengan suatu standar atau norma tertentu. Sebagai ilustrasi, ketika seorang siswa mampu menyelesaikan lari 2.400 meter dalam waktu 14 menit, angka tersebut adalah hasil pengukuran. Apakah 14 menit itu baik, cukup, atau kurang? Pertanyaan itulah yang tidak bisa dijawab oleh pengukuran semata.